Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Agustus 2012

Hukum Pygmalion - Hukum Berpikir Positif


Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.
 
Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.
 
- Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. 
Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."
 
- Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." 
Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".
 
- Ketika anak -anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."
 
Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.
 
Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan.  Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik.
Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah, sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu."
 
Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betulan.
 
Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.
 
Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.
 
Misalnya:
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.
* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.
 
Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion.
Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.
 
Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.
 
* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.
* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.
 
Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.
 
Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk,"atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri.  Kita menjadi mudah curiga.  Kita menjadi tidak bahagia.
 
Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita."
 
Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.
 
* Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.
 
Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain.  Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.
Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah.
 
Hidup menjadi indah.
Seperti Pygmalion, begitulah.
 
MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only!!!!

Never Give Up Hope


One day all the employees reached the office and they saw a big notice on the door on which it was written:
'Yesterday the person who has been hindering your growth in this company passed away. We invite you to join the funeral in the room that has been prepared in the gym'.
In the beginning, they all got sad for the death of one of their colleagues, but after a while they started getting curious to know who was that man who hindered the growth of his colleagues and the company itself.  The excitement in the gym was such that security agents were ordered to control the crowd within the room.
The more people reached the coffin, the more the excitement heated up. Everyone thought: 'Who is this guy who was hindering my progress? Well, at least he died!'.
One by one the thrilled employees got closer to the coffin, and when they looked inside it they suddenly became speechless. They stood nearby the coffin, shocked and in silence, as if someone had touched the deepest part of their soul.
There was a mirror inside the coffin: everyone who looked inside it could see himself.
There was also a note next to the mirror that said:
'There is only one person who is capable to set limits to your growth: it is YOU.
You are the only person who can revolutionize your life. You are the only person who can influence your happiness, your realization and your success. You are the only person who can help yourself. Your life does not change when your boss changes, when your friends change, when your parents change, when your partner changes, when your company changes. Your life changes when YOU change, when you go beyond your limiting beliefs, when you realize that you are the only one responsible for your life.
'The most important relationship you can have is the one you have with yourself'
Examine yourself, watch yourself. Don't be afraid of difficulties, impossibilities and losses: be a winner, build yourself and your reality.
It's the way you face Life that makes the difference.

12 Ideas

From Anthony Robbins (as taken from the PPS sent by Ikhwan Sopa from bicara@yahoogroups.com)

Remember, you set the rules for yourself. You are limited by nothing.


1. Live a life of service.
The best way to find yourself is to lose yourself in the service of others.
(Mahatma Gandhi)

2. Do unto others as you would have others do.
We need lots of love to forgive. But we need much more humility to ask for forgiveness.
(Mother Teresa)

3. Be kind.
Life is short, but there is always time enough for courtesy.
(Ralph Waldo Emerson)

4. Be remarkable.
Shoot for the moon. Even if you miss, you'll land among the stars.
(Les Brown)

5. Seek unity.
Interdependence is and ought to be as much the ideal of man as self-sufficiency.
(Mahatma Gandhi)

6. Strive for wisdom.
Science is organized knowledge. Wisdom is organized life.
(Immanuel Kant)

7. Be grateful.
When you are grateful, fears disappear and abundance appears.
(Tony Robbins)

8. Think critically.
The world we have created is a product of our thinking;
it cannot be changed without changing our thinking.
(Albert Einstein)

9. Be brave.
You must do the thing you think you cannot do.
(Eleanor Roosevelt)

10. Be humble.
Do you wish people to think well of you?
Don't speak well about yourself.
(Blaise Pascal)

11. Be creative.
A creative person is motivated by the desire to achieve
not the desire to beat others.
(Ayn Rand)

12. Be present.
How wonderful it is that nobody need wait a single moment
before starting to improve the world.

(Anne Frank)

Rahasia umur sapi, monyet, anjing, manusia


Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi.

Tuhan berkata kepada sang sapi:
- "Hari ini kuciptakan kau sebagai sapi. Engkau harus pergi ke padang rumput.
    Kau harus bekerja dibawah terik matahari sepanjang hari.
    Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun."

Sang Sapi keberatan:
- "Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah
    buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun."
 
Maka setujulah Tuhan.

Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.
- "Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!"

Sang monyet menjawab:
- "What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah.
    Kukembalikan 10 tahun padamu."
 
Maka setujulah Tuhan.

Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.
- "Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu.
    Setiap orang mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan
    hidupmu selama 20 tahun."
 
Sang anjing menolak:
- "Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun? Ogah! Kukembalikan
   10 tahun padamu".
 
Maka setujulah Tuhan.

Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.

Sabda Tuhan: "Tugasmu adalah makan, tidur, dan bersenang-senang.
                           Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan
                           engkau umur sepanjang 25 tahun!"
 
Sang manusia keberatan, katanya:
- "Menikmati kehidupan selama 25 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan.
    Begini saja:
    Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya,
    lalu anjing mengembalikan 10 tahun
    dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu, berikanlah
    semuanya itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku
    menjadi 75 tahun. Setuju?"
 
Maka setujulah Tuhan.

AKIBATNYA ...

Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai manusia dijalankan
kita makan, tidur dan bersenang-senang.

30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi
kita harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.

10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan
berperan sebagai monyet yang menghibur.

Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu, dan
menggonggong kepada orang yang lewat:
- "Uhuk, uhuk (batuk)... Eh, Ntong, mo kemane lo?"
 
(Ini kiriman dari Eduard Schreiber, temanku di Jakarta)

101%


Kiriman dari temanku di Afrika.
Strictly from a mathematical viewpoint:What Equals 100%
What does it mean to give MORE than 100%?
 
Ever wonder about those people who say they are
giving more than 100% ?
We have all been in situations where someone wants you to give over 100%.
How about achieving 101%?
 

What equals 100% in life?

Here's a little mathematical formula that might help
you answer these Questions:

If:
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Is represented as:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 2122 23 24 25 26

Then:


H-A-R-D-W-O- R- K

8+1+18+4+23+ 15+18+11 = 98%

and


K-N-O-W-L-E- D-G-E

11+14+15+23+ 12+5+4+7+ 5 = 96%

But,


A-T-T-I-T-U- D-E

1+20+20+9+20+ 21+4+5 = 100%

AND, look how far the love of God will take you


L-O-V-E- O-F -G-O-D


12+15+22+5+15+ 6+7+15+4 = 101% 

Therefore, one can conclude with mathematical
certainty that:
While Hard work and Knowledge will get you close, and
Attitude will get you there, it's the Love of God that
will put you over the top

Kesetiaan seekor anjing

dipindah dari yohanesss.multiply.com 24 September 2007




Seekor anjing berada di tengah jalan, berusaha membangunkan temannya yang mati tertabrak mobil dengan menggunakan kakinya.


Dia terus berusaha mendorong temannya ke tepi jalan. Tapi dia tentu saja tidak kuat melakukannya. Ketika ada orang mau menolong, dia menyalak dan mencoba mengusir orang itu.


Walaupun lalu lintas cukup ramai, dia tidak mau meninggalkan sahabatnya.



Banyak orang yang menyaksikan kejadian itu menjadi terharu, bagaimana seekor anjing dapat menunjukkan kesetiaannya pada sahabatnya.



So, bagaimana dengan kita???

(dapat email berantai dari milis diskusi gereja katolik)

Mouse trap story


A mouse looked through the crack in the wall to see the farmer and his wife open a package.
 
"What food might this contain?" The mouse wondered - he was devastated to discover it was a mousetrap.
 
Retreating to the farmyard, the mouse proclaimed the warning :
“There is a mousetrap in the house! There is a mousetrap in the house!”
 
The chicken clucked and scratched, raised her head and said:
"Mr. Mouse, I can tell this is a grave concern to you, but it is of no consequence to me.
   I cannot be bothered by it."
 
The mouse turned to the pig and told him:
"There is a mousetrap in the house! There is a mousetrap in the house!"  
 
The pig sympathized, but said:
“I am so very sorry, Mr. Mouse, but there is nothing I can do about it but pray.
   Be assured you are in my prayers."
 
The mouse turned to the cow and said:
"There is a mousetrap in the house! There is a mousetrap in the house!"
 
The cow said:
"Wow, Mr. Mouse. I'm sorry for you, but it's no skin off my nose."
 
So, the mouse returned to the house, head down and dejected, to face the farmer's mousetrap alone.
 
That very night a sound was heard throughout the house -- like the sound of a mousetrap catching its prey.
 
The farmer's wife rushed to see what was caught. In the darkness, she did not see it was a venomous snake whose tail the trap had caught.
 
The snake bit the farmer's wife. The farmer rushed her to the hospital, and she returned home with a fever.
 
Everyone knows that we treat a fever with fresh chicken soup, so the farmer took his hatchet to the farmyard for the soup's main ingredient.
 
But his wife's sickness continued, so friends and neighbors came to sit with her around the clock. To feed them, the farmer butchered the pig.
 
The farmer's wife did not get well; she died.
 
So many people came for her funeral, the farmer had the cow slaughtered to provide enough meat for all of them.
 
The mouse looked upon it all from his crack in the wall with great sadness...
 
So, the next time you hear someone is facing a problem and think it doesn't concern you, remember -- when one of us is threatened, we are all at risk. We are all involved in this journey called life. We must keep an eye out for one another and make an extra effort to encourage one another.
 
REMEMBER:
 
EACH OF US IS A VITAL THREAD IN ANOTHER PERSON'S TAPESTRY;
OUR LIVES ARE WOVEN TOGETHER FOR A REASON.
ONE OF THE BEST THINGS TO HOLD ONTO IN THIS WORLD IS A FRIEND

Mengapa kita harus ke gereja

Nenek Granny sedang menyambut cucu-cucunya pulang dari sekolah.
Mereka adalah anak-anak muda - anak muda yang sangat cerdas dan
sering menggoda nenek mereka.

Kali ini, Tom mulai menggoda dia dengan berkata, "Nek, apakah nenek
masih pergi ke gereja pada hari minggu?"

"Tentu!"

"Apa yang nenek peroleh dari gereja? Apakah nenek bisa memberitahu
kami tentang Injil minggu lalu..?" "Tidak, nenek sudah lupa. Nenek hanya
ingat bahwa nenek menyukainya."

"Lalu apa khotbah dari pastor ?"

"Nenek tidak ingat. Nenek sudah semakin tua dan ingatan nenek melemah.
Nenek hanya ingat bahwa ia telah memberikan khotbah yang memberi kekuatan,
Nenek menyukai khotbah itu."

"Tapi, nek," Tom menggoda, "Apa untungnya pergi ke gereja jika nenek
tidak mendapatkan sesuatu dariNya?"

Nenek itu terdiam oleh kata-kata itu dan ia duduk di sana merenung......
Dan anak-anak lain tampak menjadi malu. Kemudian nenek itu berdiri dan
keluar dari
ruangan tempat mereka semua duduk, dan berkata, "Anak-anak, ayo ikut nenek
ke dapur."

Ketika mereka tiba di dapur, dia mengambil tas rajutan dan memberikannya
kepada Tom sambil berkata, "Bawalah ini ke mata air, dan isilah dengan
air, lalu bawa kemari!"

"Nenek, apa nenek tidak sedang melucu? Air didalam tas rajutan....!
Nek, apa ini bukan lelucon?" tanya Tom.

"Tidak.., lakukanlah seperti yang kuperintahkan. Saya ingin memperlihatkan
kepadamu sesuatu."

Maka Tom berlari keluar dan dalam beberapa menit ia kembali dengan tas yang
bertetes-teteskan air. "Lihat,nek," katanya. "Tidak ada air di dalamnya."

"Benar," katanya.
"Tapi lihatlah betapa bersihnya tas itu sekarang. Anak-anak, tidak pernah
kamu ke gereja tanpa mendapatkan sesuatu yang baik, meskipun kamu tidak
mengetahuinya."

GOD IS LOVE


Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan PENDERITAANKU
Tuhan menjawab, TIDAK.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau MENGALAHKANNYA

Aku meminta kepada Tuhan untuk menyembuhkan KECACATANKU
Tuhan menjawab, TIDAK.
Jiwa adalah SEMPURNA, badan hanyalah SEMENTARA

Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku KESABARAN
Tuhan menjawab, TIDAK.
Kesabaran adalah HASIL DARI KESULITAN; itu tidak dihadiahkan, itu harus dipelajari.

Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku KEBAHAGIAAN
Tuhan menjawab, TIDAK.
Aku memberimu BERKAT.
Kebahagiaan adalah tergantung padamu

Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan PENDERITAAN
Tuhan menjawab, TIDAK.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi & membawamu mendekat padaKU

Aku meminta kepada Tuhan untuk MENUMBUHKAN ROHKU
Tuhan menjawab, TIDAK.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk membuatmu berbuah

Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat MENIKMATI HIDUP
Tuhan menjawab, TIDAK.
Aku akan MEMBERIMU HIDUP, sehingga kau dapat menikmati segala hal

Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain seperti Ia mengasihiku
Tuhan menjawab, “Aaahhh, akhirnya kau mengerti”

HARI INI ADALAH MILIKMU, JANGAN SIA-SIAKAN.
Bagi dunia kau mungkin hanyalah seseorang, tetapi bagi seseorang kau mungkin dunianya.

GOD BLESS ALL OF YOU

Kodok yang berhasil


FROGS
 
 
Once upon a time there was a bunch of tiny frogs....  who arranged a running competition.
 
 
The goal was to reach the top of a very high tower.
 
 
A big crowd had gathered around the tower to see the race and cheer on the contestants...
 
The race began...
 
Honestly:
 
No one in the crowd really believed that the tiny frogs would reach the top of the tower.
 
You heard statements such as:
 
"Oh, way too difficult!!"
 
 
"They will NEVER make it to the top."
 
or:
 
 
"Not a chance that they will succeed. The tower is too high!"
 
 
 
 
 
The tiny frogs began collapsing. One by one...
 

Except for those, who in a fresh tempo, were climbing higherand higher...
 
The crowd continued to yell: "It is too difficult!!! No one will make it!"
 
 
More tiny frogs got tired and gave up...
 
 
But ONE continued higher and higher and higher...
 
 
 
This one wouldn't give up! 
 
At the end everyone else had given up climbing the tower. Except for the one tiny frog who, after a big effort, was the only one who reached the top!
 
 
THEN all of the other tiny frogs naturally wanted to know how this one frog managed to do it.
 
 
 
A contestant asked the tiny frog how he had found the strength to succeed and reach the goal?
 
 
It turned out...
 
 
... that the winner was DEAF!!!!
 
 
 
 
The wisdom of this story is:
 
 
Never listen to other people's tendencies to be negative or pessimistic... because they take your most wonderful dreams and wishes away from you -- the ones you have in your heart!
 
 
Always think of the power words have.
 
 
Because everything you hear and read will affect your actions!
 
 
Therefore:
 
 
ALWAYS be POSITIVE! 
 
 
And above all:
 
Be DEAF when people tell YOU that you cannot fulfill your dreams!
 
 
Always think:
 
 
I can do this!
 
 
Pass this message on to "tiny frogs" you care about.
 
Give them some motivation!!!
 
 
Most people walk in and out of your life......but FRIENDS leave footprints in your heart.
 
 
 
 
MANY SMILES BEGIN BECAUSE OF ANOTHER SMILE!